Di Era Globalisasi Komunikasi dan Informasi Sangat Dibutuhkan Masyarakat Doloksanggul-


Pemberdayaan KIM (kelompok informasi masyarakat) sangat penting karena dapat membantu memberikan informasi, pengetahuan, pengalaman dan keterampilan yang bermanfaat bagi segala aspek pembang unan. Sehingga KIM dapat berdaya, mandiri dan mampu mengatasi permasalahan yang dihadapi.

Dalam rangka meningkatkan efesiensi dan efektifitas proses serta mekanisme kerja atau prosedur dalam sistem manajemen pemerintahan, maka perlu dilaksanakan dan dikembangkan dalam elemen masyarakat yaitu suatu KIM yang tepat dan menyeluruh. Demikian sambutan Kadis Kominfo Sumut Drs H M Fitriyus SH yang disampaikan Kadis Kominfo Humbahas Drs Hotman Hutasoit dalam kegiatan pemberdayaan KIM di Kabupaten Humbahas, Selasa (17/10) bertempat di Aula Huta Mas Doloksanggul.

Dikatakan lagi, di era globalisasi saat ini, komunikasi dan informasi yang cepat , tepat dan transparan sangat dibutuhkan masyarakat. Untuk membuka akses bagi keterbukaan informasi, maka pemerintah perlu menjamin salah satunya dengan dibentuknya KIM. KIM adalah kelompok sosial masyarakat yang secara realitas muncul dalam komunitas kehidupan atau kumpulan individu yang mempunyai kesamaan tujuan dalam menyelesaikan berbagai persoalan. Masyarakat perlu diberdayakan guna mendapatkan informasi yang dibutuhkan untuk kepentingannya sendiri dan untuk kepentingan kebijakan pemerintah dalam melanjutkan informasi pembangunan agar tidak terjadi kesenjangan informasi.

 

 

KIM tersebut didalamnya merupakan bagian dari sebuah perkembangan Provinsi Sumut maupun Kabupaten Humbang Hasundutan. KIM dibentuk salah satunya dari pilar pembangunan Provinsi Sumut maupun Kabupaten Humbahas yaitu inovasi, kalaborasi dan desentralisasi. KIM ini merupakan

 

inovasi yang dimiliki Provinsi Sumut dan Humbahas untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Sehingga sangat diharapkan, dengan adanya KIM di setiap kewilayahan bisa memberikan informasi yang akurat tentang perkembangan di Provinsi Sumut termasuk didalamnya Kabupaten Humbang Hasundutan.

 

 

Dalam rangka meningkatkan efesiensi dan efektifitas proses serta mekanisme kerja atau prosedur dalam sistem manajemen pemerintahan, maka perlu dilaksanakan dan dikembangkan dalam elemen masyarakat yaitu suatu KIM yang tepat dan menyeluruh. Demikian sambutan Kadis Kominfo Sumut Drs H M Fitriyus SH yang disampaikan Kadis Kominfo Humbahas Drs Hotman Hutasoit dalam kegiatan pemberdayaan KIM di Kabupaten Humbahas, Selasa (17/10) bertempat di Aula Huta Mas Doloksanggul.

Dikatakan lagi, di era globalisasi saat ini, komunikasi dan informasi yang cepat , tepat dan transparan sangat dibutuhkan masyarakat. Untuk membuka akses bagi keterbukaan informasi, maka pemerintah perlu menjamin salah satunya dengan dibentuknya KIM. KIM adalah kelompok sosial masyarakat yang secara realitas muncul dalam komunitas kehidupan atau kumpulan individu yang mempunyai kesamaan tujuan dalam menyelesaikan berbagai persoalan. Masyarakat perlu diberdayakan guna mendapatkan informasi yang dibutuhkan untuk kepentingannya sendiri dan untuk kepentingan kebijakan pemerintah dalam melanjutkan informasi pembangunan agar tidak terjadi kesenjangan informasi.

KIM tersebut didalamnya merupakan bagian dari sebuah perkembangan Provinsi Sumut maupun Kabupaten Humbang Hasundutan. KIM dibentuk salah satunya dari pilar pembangunan Provinsi Sumut maupun Kabupaten Humbahas yaitu inovasi, kalaborasi dan desentralisasi. KIM ini merupakan inovasi yang dimiliki Provinsi Sumut dan Humbahas untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Sehingga sangat diharapkan, dengan adanya KIM di setiap kewilayahan bisa memberikan informasi yang akurat tentang perkembangan di Provinsi Sumut termasuk didalamnya Kabupaten Humbang Hasundutan.

Kabid PIP Dinas Kominfo Sumut Hj Afini SE selaku panitia menjelaskan maksud dan tujuan pemberdayaan KIM yaitu membantu memberikan informasi, pengetahuan, pengalaman, keterampilan yang bermanfaat bagi segala aspek pembangunan kepada KIM. Sehingga KIM dapat berdaya, mandiri dan mampu mengatasi permasalahan yang dihadapi.

Dalam pemberdayaan KIM itu, Kadis Kominfo Humbahas Drs Hotman Hutasoit, Kabid Pengembangan Destinasi dan Industri Dinas Pariwisata Humbahas Ferdinan Sitinjak ST MT dan Frans Nadeak dari PT Telkom Indonesia Tbk Witel Medan hadir dan tampil sebagai nara sumber.

 Dalam kegiatan itu, Kadis Kominfo Humbahas Drs Hotman Hutasoit memaparkan dengan materi INSAN (internet sehat dan aman), salah satu yang disampaikan mengenai bahaya/resiko internet. Dikatakan, informasi palsu yang menyesatkan (hoax) biasanya berkaitan dengan suatu produk, perusahaan, tokoh atau kepercayaan/agama. (rel/rhs/Diskominfo).